aneka.produk
- Cryptomondales PPARs - Crypto Force, Crypto Life/Crypto Max, Crypto PPARs
- Jelly Gamat Luxor
- Bio Far Infra Red - Bio Cerastone Necklace Set, Bio Mat, Bio T-Shirt, Bio Eye Mask, Bio Socks, Bio Head Cover
- Pro Fiber
- Bio Spray
- Gelang Magnium (Stainless Steel Model, Titanium Model, Tungsten Model) Gelang Magnet
- Coat/Jaket
- Strawberry
- Manik-Manik
- Dim Sum
jual/sewa.properti
kontak.person
Bpk Stephanus B(031) 594 1994, 081938295459,
(031) 70 17 1996
ephanus@yahoo.com Apabila anda memiliki ide2, artikel, informasi, ataupun produk yang ingin anda tampilkan di website ini, silahkan email ke ephanus@yahoo.com Kirimkan saran dan kritik anda untuk website ini ke alamat admin@sungaibaru.com Klik untuk memberi makan kura2 =p
Artikel - Saatnya Mencegah Kanker Serviks
Kategori: KesehatanLihat komentar
Saatnya Mencegah Kanker Serviks
JAKARTA, RABU - Kanker merupakan salah satu jenis penyakit yang sudah tak asing lagi ditelinga. Berbagai jenis kasus baru ditemukan, namun jenis kasus kanker manakah yang paling tinggi prevalensinya, khususnya di kalangan perempuan? Dan bagaimanakah cara untuk mencegahnya?
Belakangan ini mulai marak terdengar berita-berita mengenai kenker serviks. Apakah sebenarnya kanker serviks? Seberapa seringkah kanker serviks terjadi pada perempuan Indonesia? Kanker serviks (cervical cancer) adalah kanker yang terjadi pada area leher rahim atau serviks. Serviks merupakan bagian rahim yang berhubungan dengan vagina.
Kanker serviks merupakan kanker nomor dua yang paling sering menyerang perempuan di seluruh dunia. Dan juga merupakan kanker kedua yang paling sering menyebabkan kematian. Di Indonesia sendiri, diperkirakan setiap harinya terjadi 41 kasus baru kenker serviks dan 20 perempuan meninggal dunia karena penyakit tersebut. Tingginya angka ini biasanya disebabkan oleh rendahnya pengetahuan dan kesadaran akan bahaya kanker serviks.
Kanker serviks cenderung muncul pada perempuan berusia 35-55 tahun, namun dapat pula muncul pada perempuan dengan usia yang lebih muda. Penyebab dari kanker ini adalah virus yang dikenal sebagai Human papilloma virus (HPV), yaitu sejenis virus yang menyerang manusia. Terdapat 100 tipe HPV di mana sebagian besar tidak bahaya, tidak menimbulkan gejala yang terlihat dan akan hilang dengan sendirinya. Infeksi HPV paling sering terjadi pada kalangan dewasa muda (18-28 tahun).
Perkembangan HPV ke arah kanker serviks pada infeksi pertama tergantung dari jenis HPV-nya. HPV tipe risiko rendah atau tinggi dapat menyebabkan kelainan yang disebut pra kanker. Tipe HPV yang berisiko rendah hampir tidak berisiko, tapi dapat menimbulkan genital warts (penyakit kutil kelamin).
Walaupun sebagian besar infeksi HPV akan sembuh dengan sendirinya dalam 1-2 tahun karena adanya sistem kekebalan tubuh alami, namun infeksi yang menetap yang disebabkan oleh HPV tipe tinggi dapat mengarah pada kenker serviks. Dan dapat berkembang tanpa terkontrol dan dapat menjadi tumor.
Gejala kanker serviks pada kondisi pra-kanker ditandai dengan ditemukannya sel-sel abnormal di bagian bawah serviks yang dapat dideteksi melalui tes Pap Smear, atau yang baru-baru ini disosialisasikan yaitu dengan Inspeksi Visual dengan Asam Asetat. Sering kali kanker serviks tidak menimbulkan gejala. Namun bila sudah berkembang menjadi kanker serviks, barulah muncul gejala-gejala seperti pendarahan serta keputihan pada vagina yang tidak normal, sakit saat buang air kecil dan rasa sakit saat berhubungan seksual.
HPV dapat menginfeksi semua orang karena HPV dapat menyebar melalui hubungan seksual. Wanita yang berhubungan seksual dibawah usia 20 tahun serta sering berganti pasangan beresiko tinggi terkena infeksi. Namun hal ini tak menutup kemungkinan akan terjadi pada wanita yang telah setia pada satu pasangan saja.
Saat ini kanker serviks dapat dicegah dengan pemberian vaksin HPV. Langkah ini dapat membantu memberikan perlindungan terhadap beberapa tipe HPV yang dapat menyebabkan masalah dan komplikasi seperti kanker serviks dan genital warts. Vaksin ini sebaiknya diberikan pada perempuan muda sedini mungkin, karena tingkat imunisasi tubuh serta pertumbuhan dan reproduksi sel di area serviks masih sangat baik.
Vaksinasi merupakan metode deteksi dini sebagai upaya mencegah kanker serviks. Melalui vaksinasi semakin besar kesempatan disembuhkannya penyakit ini dan semakin besar kemungkinan untuk menekan angka kasus kanker serviks yang mengancam kaum perempuan. Untuk itu, segera hubungi dokter anda untuk membantu pencegahan kanker serviks. Ayo bantu cegah kanker serviks sekarang!
Timestamp: 2008-02-28 19:55:43
Views: 2406
Lihat artikel lainnya
Komentar mengenai artikel ini
Kanker serviks
Komentar: Kaum wanita apalagi yg sudah pernah melakukan hubungan seks sebaiknya melakukan pap smear paling tidak setahun sekali daripada tidak samasekali Apakah dengan diberikannya vaksin HPV sudah pasti bisa terhindar dari kanker serviksNama: silviana
Waktu: 2008-05-27 11:42:48
No Subject
Komentar: saya ingin melihat gambar2 HPV yang teadapat pada kelamin priaNama: jemmy
Waktu: 2009-03-03 12:54:06
komentar
Komentar: sebagai kaum remaja yg msih mempunyai kesempatan untuk menghindari penyakit ini.marihlah kita hindari hubungan seks diniNama: jenny
Waktu: 2009-05-31 16:18:07
No Subject
Komentar: Untuk kanker coba TUMBUHAN OBAT SARANG SEMUT artikel lengkap di http://www.interbiz.web.id/sarangsemut.htmlNama: umar
Waktu: 2009-12-27 00:18:23
Kanker Serviks
Komentar: sekedar info bagi yang sedang mencari solusi utk mengatasi kanker serviks, siapa tau ini bisa menjadi salah satu alternatif setelah mencoba produk2 yang lain & belum ada titik terang. Silakan lihat detailnya di: http://bisnistransferfactor.comNama: bisnistransferfactor
Waktu: 2010-04-19 20:24:04
Beri komentar baru
Untuk menghindari spam, harap masukan security code yang terlihat pada gambar diatas. Terima kasih
PS: Field dengan * harus diisi, alamat email tidak akan ditampilkan, admin berhak menghapus komentar sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan