aneka.produk

jual/sewa.properti

kontak.person

Bpk Stephanus B
(031) 594 1994, 081938295459,
(031) 70 17 1996
ephanus@yahoo.com
Apabila anda memiliki ide2, artikel, informasi, ataupun produk yang ingin anda tampilkan di website ini, silahkan email ke ephanus@yahoo.com
Kirimkan saran dan kritik anda untuk website ini ke alamat admin@sungaibaru.com

Database status:

Total Artikel: 97
Total Komentar: 1161

Artikel - Beda Antara Cinta dan Cocok

Kategori: Lain
Lihat komentar

Beda Antara Cinta dan Cocok

Salah satu alasan paling umum mengapa kita menikah adalah karena cinta.

Cinta romantik, bukan cinta agape, yang biasa kita alami sebagai prelude ke pernikahan. Cintalah yang meyakinkan kita untuk melangkah bersama masuk ke mahligai pernikahan.

Masalahnya adalah, walaupun cinta merupakan suatu daya yang sangat kuat untuk menarik dua individu, namun ia tidak cukup kuat untuk merekatkan keduanya.

Makin hari makin bertambah keyakinan saya bahwa yang diperlukan untuk merekatkan kita dengan pasangan kita adalah kecocokan, bukan cinta.

Saya akan jelaskan apa yang saya maksud.

Biasanya cinta datang kepada kita ibarat seekor burung yang tiba-tiba hinggap di atas kepala kita. Saya menggunakan istilah "datang" karena sulit sekali (meskipun mungkin) untuk membuat atau mengkondisikan diri mencintai seseorang.

Setelah cinta menghinggapi kita, cinta pun mulai mengemudikan kita ke arah orang yang kita cintai itu. Sudah tentu kehendak rasional turut berperan dalam proses pengemudian ini.

Misalnya, kita bisa menyangkal hasrat cinta karena alasan - alasan tertentu.

Tetapi, jika tidak ada alasan-alasan itu, kita pun akan menuruti dorongan cinta dan berupaya mendekatkan diri dengan orang tersebut. Cinta biasanya mengandung satu komponen yang umum yakni rasa suka.

Sebagai contoh, kita berkata bahwa pada awalnya kita tertarik dengan gadis atau pria itu karena sabarannya, kebaikannya menolong kita, perhatiannya yang besar terhadap kita, wajahnya yang cantik atau sikapnya yang simpatik, dan sejenisnya. Dengan kata lain, setelah menyaksikan kualitas tersebut di atas timbullah rasa suka terhadapnya sebab memang sebelum kita bertemu dengannya kita sudah menyukai kualitas tersebut. Misalnya, memang kita mengagumi pria yang sabar, memang kita menghormati wanita yang lemah lembut, memang kita mengukai orang yang rela menolong orang lain dan seterusnya.

Jadi, rasa suka muncul karena kita menemukan yang kita sukai pada dirinya.

Saya yakin cinta lebih kompleks dari apa yang telah saya uraikan.

Namun khusus untuk pembahasan kali ini, saya membatasi lingkup cinta hanya pada unsur suka saja. Cocok dan suka tidak identik namun sering dianggap demikian. Saya berikan contoh.

Saya suka rumah yang besar dengan taman yang luas, tetapi belum tentu saya cocok tinggal di rumah yang besar seperti itu. Saya tahu saya tidak cocok tinggal di rumah sebesar itu sebab saya bukanlah tipe orang yang rajin membersihkan dan memelihara taman (yang dengan cepat akan bertumbuh kembang menjadi hutan). Itulah salah satu contoh di mana suka tidak sama dengan cocok.

Contoh yang lain. Rumah saya kecil dan cocok dengan saya yang berjadwal lumayan sibuk dan kurang ada waktu mengurusnya.

Namun saya kurang suka dengan rumah ini karena bagi saya, kurang besar (tamannya). Pada contoh ini kita bisa melihat bahwa cocok berlainan dengan suka. Pada intinya, yang saya sukai belum tentu cocok buat saya; yang cocok dengan saya belum pasti saya sukai. Sekarang kita akan melihat kaitannya dengan pemilihan pasangan hidup.

Tatkala kita mencintai seseorang, sebenarnya kita terlebih dahulu menyukainya,dalam pengertian kita suka dengan ciri tertentu pada dirinya. Rasa suka yang besar (yang akhirnya berpuncak pada cinta) akan menutupi rasa tidak suka yang lebih kecil dan -- ini yang penting -- cenderung menghalau ketidakcocokan yang ada di antara kita. Di sinilah terletak awal masalah.

Ini yang acap kali terjadi dalam masa berpacaran. Rasa suka meniup pergi ketidakcocokan di antara kita, bahkan pada akhirnya kita beranggapan atau berilusi bahwa rasa suka itu identik dengan kecocokan. Kita kadang berpikir atau berharap,"Saya menyukainya, berarti saya (akan) cocok dengannya." Salah besar!

Suka tidak sama dengan cocok; cinta tidak identik dengan cocok! Alias, kita mungkin mencintai seseorang yang sama sekali tidak cocok dengan kita. Pada waktu Tuhan menciptakan Hawa untuk menjadi istri Adam, Ia menetapkan satu kriteria yang khusus dan ini hanya ada pada penciptaan istri manusia, yakni, "Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia."

Kata "sepadan" dapat kita ganti dengan kata "cocok." Tuhan tidak hanya menciptakan seorang wanita buat Adam yang dapat dicintainya, Ia sengaja menciptakan seorang wanita yang cocok untuk Adam.

Tuhan tahu bahwa untuk dua manusia bisa hidup bersama mereka harus cocok.

Menarik sekali bahwa Tuhan tidak mengagungkan cinta (romantik) sebagai prasyarat pernikahan. Tuhan sudah memberi kita petunjuk bahwa yang terpenting bagi suami dan istri adalah kecocokan. Ironisnya adalah, kita telah menggeser hal esensial yang Tuhan tunjukkan kepada kita dengan cara mengganti kata "cocok" dengan kata "cinta." Tuhan menginginkan yang terbaik bagi kita; itulah sebabnya Ia telah menyingkapkan hikmat-Nya kepada kita.

Sudah tentu cinta penting, namun yang terlebih penting ialah, apakah ia cocok denganku?

Saya teringat ucapan Norman Wright, seorang pakar keluarga di Amerika Serikat, yang mengeluhkan bahwa dewasa ini orang lebih banyak mencurahkan waktu untuk menyiapkan diri memperoleh surat ijin mengemudi dibanding dengan mempersiapkan diri untuk memilih pasangan hidup. Saya kira kita telah termakan oleh motto, "Cinta adalah segalanya," dan melupakan fakta di lapangan bahwa cinta (romantik) bukan segalanya.

Jadi, kesimpulannya ialah, cintailah yang cocok dengan kita!

Teman-teman ini saya juga berikan sebuah doa untuk menemukan pasangan hidup yang tepat dan cocok, doa ini sangat indah semoga juga bisa memberikan kesadaran bahwa semua itu akan kita kembalikan kepada Sang Empunya Kehidupan. ini saya buat dua versi yang bisa digunakan sesuai jenis kelamin dan kebutuhan teman-teman. Jika artikel (Beda Antara Cinda Dan Cocok) dan doa (Baca juga : Prayer For Lofetime Partner) ini Anda rasa berguna... berikan kepada mereka yang membutuhkan dan yakinlah niat baik Anda pasti tidak akan pernah sia-sia... semoga bermanfaat

Sumber: Dr. Paul Gunadi
Timestamp: 2008-03-15 22:45:17
Views: 3192

Lihat artikel lainnya

Komentar mengenai artikel ini

Hmmm...........

Komentar: Kalo dipikir-pikir bener juga sich..... kita musti cari pasangan hidup yang cocok dengan kita tapi masalahnya cukup sulit mendapatkan yang bener2 cocok sehingga kalo kita ngotot untuk mencari yg cocok, kita malah dicap terlalu pilih2 gimana dong....??.

Nama: Nanes
Waktu: 2008-04-09 09:42:55

beda antara cinta & cocok

Komentar: sebenarnya cinta bisa pudar ato tak ada cinta sama sekali setelah sekian lama kita membinanya dan apakah kita akan melepaskannya karena sudah mendapatkan cinta serta kita merasa cocok dalam segala hal......???

Nama: silvi
Waktu: 2008-04-09 10:55:57

cinta dan cocok

Komentar: Justru kalo kita cari yang cocok ya ..sulit? bisa bisa gak kawin2 sampe tua. tapi kita saling mencocokkan. masalah cinta itu gak rumit2 amat kok.. bisa diatur. malah pada awalnya cinta eh..buntut2nya cerai, berabe kan??.. yang penting satu visi dulu deh. cinta dan kecocokan atur belakangan.

Nama: Hans
Waktu: 2008-04-09 12:17:31

cinta dan cocok

Komentar: trus klo gak cinta gimana dong????? masa teteeeep... ngandalin cocok doang.... katanya sih cinta bisa datang dan tumbuh belakangan.... tp klo gak datang-datang.. klo gak tumbuh-tumbuh..

Nama: togi
Waktu: 2008-04-28 10:11:21

Cocok bukan Sama

Komentar: Saat apa yang kita butuhkan, inginkan, harapkan, ada pada seseorang. maka dengan mudah timbul cinta pada orang tersebut. Cinta tumbuh saat dua orang manusia saling membutuhkan dan saling melengkapi. Masalah cocok atau tidak akan teruji oleh waktu.

Nama: venven
Waktu: 2008-05-31 16:12:14

Cinta dan cocok

Komentar: Bener jg sih, kalo cocok dg pasangan rasanya hidup jd ndak ngebosenin, krn pasangan paham dg apa yg kt inginkan, tapi cinta puenting jg, krn cinta adalah pondasi bg sebuah hubungan.

Nama: Joko
Waktu: 2009-01-12 15:29:28

cinta dan cocok

Komentar: bener banget cinta gk kan bersatu jika orang yang menjalani kisah cinta itu tidak pernah cocok karena pasti akan ada pertentangan setiap hari ya,tp kecocokan datang karena ada y perbedaan ,hingga dua insan itu saling melengkapi dan mengerti dan akhir y ke dua insan itu dapat bersatu

Nama: haryati
Waktu: 2011-03-16 10:34:35

Sama Saja

Komentar: menurut saya sih, cinta dan cocok sama2 saling membutuhkan.. cinta tp ga cocok ga enak.. cocok tp ga ada rasa cinta ga enak juga.. jadi sama2 penting dan ga perlu ada yg harus dilebihin.. cintailah yg cocok.. dan cocokkanlah diri dengan yg kamu cintai.. jangan pilih yg kamu cintai saja.. dan jangan juga memilih yg cocok dengan kamu saja.. tp pilihlah yg ada dua2nya biar bahagia.. kalau dapetnya yg cocok saja maka cintailah dia.. dan kalo dapet yg kamu cintai saja maka cocokkanlah diri dengannya... :):):)

Nama: Kjosh
Waktu: 2011-08-31 14:11:56

Beri komentar baru

Nama:
* Email:
Subject:
* Komentar:
* Security Code:     

Untuk menghindari spam, harap masukan security code yang terlihat pada gambar diatas. Terima kasih

PS: Field dengan * harus diisi, alamat email tidak akan ditampilkan, admin berhak menghapus komentar sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan