aneka.produk
- Cryptomondales PPARs - Crypto Force, Crypto Life/Crypto Max, Crypto PPARs
- Jelly Gamat Luxor
- Bio Far Infra Red - Bio Cerastone Necklace Set, Bio Mat, Bio T-Shirt, Bio Eye Mask, Bio Socks, Bio Head Cover
- Pro Fiber
- Bio Spray
- Gelang Magnium (Stainless Steel Model, Titanium Model, Tungsten Model) Gelang Magnet
- Coat/Jaket
- Strawberry
- Manik-Manik
- Dim Sum
jual/sewa.properti
kontak.person
Bpk Stephanus B(031) 594 1994, 081938295459,
(031) 70 17 1996
ephanus@yahoo.com Apabila anda memiliki ide2, artikel, informasi, ataupun produk yang ingin anda tampilkan di website ini, silahkan email ke ephanus@yahoo.com Kirimkan saran dan kritik anda untuk website ini ke alamat admin@sungaibaru.com Klik untuk memberi makan kodok =p
Artikel - Pernikahan Adalah Sekolah Cinta
Kategori: LainLihat komentar
Pernikahan adalah Sekolah Cinta
Bertahun-tahun yang lalu, saya berdoa kepada Tuhan untuk memberikan saya pasangan, "Engkau tidak memiliki pasangan karena engkau tidak memintanya", Tuhan menjawab.
Tidak hanya saya meminta kepada Tuhan, seraya menjelaskan kriteria pasangan yang saya inginkan. Saya menginginkan pasangan yang baik hati, lembut, mudah mengampuni, hangat, jujur, penuh dengan damai dan suka cita, murah hati, penuh pengertian, pintar, humoris, penuh perhatian. Saya bahkan memberikan kriteria pasangan tersebut secara fisik, yang selama ini saya impikan.
Sejalan dengan berlalunya waktu, saya menambahkan daftar kriteria yang saya inginkan dalam pasangan saya. Suatu malam, dalam doa, Tuhan berkata dalam hati saya, "Hambaku, Aku tidak dapat memberikan apa yang engkau inginkan."
Saya bertanya, "Mengapa Tuhan?” Dan Ia menjawab, "Karena AKU adalah Tuhan, dan AKU adalah Kebenaran, dan segala yang AKU lakukan adalah benar."
Aku bertanya lagi, "Tuhan, aku tidak mengerti mengapa aku tidak dapat memperoleh apa yang aku pinta dari-Mu?"
Jawab Tuhan, "Aku akan menjelaskan kepadamu. Adalah suatu ketidakadilan dan ketidakbenaran bagi-Ku untuk memenuhi keinginanmu, karena AKU tidak dapat memberikan sesuatu yang bukan seperti engkau. Tidaklah adil bagi-Ku untuk memberikan seseorang yang penuh dengan cinta dan kasih kepadamu, jika terkadang engkau masih kasar; atau memberikan seseorang yang pemurah tetapi engkau masih kejam; atau seseorang yang mudah mengampuni, tetapi engkau sendiri masih suka menyimpan dendam; seseorang yang sensitif, namun engkau sendiri tidak...."
Kemudian Ia berkata kepada saya, "Adalah lebih baik jika AKU memberikan kepadamu seseorang yang AKU tahu dapat menumbuhkan segala kualitas yang engkau cari selama ini daripada membuat engkau membuang waktu mencari seseorang yang sudah mempunyai semua itu.
Pasanganmu akan berasal dari tulangmu & dagingmu, dan engkau akan melihat sendiri dirimu sendiri di dalam dirinya. Dan kalian berdua akan menjadi satu. Pernikahan adalah seperti sekolah, suatu pendidikan jangka panjang. Pernikahan adalah tempat dimana engkau dan pasanganmu akan saling menyesuaikan diri dan tidak hanya bertujuan untuk menyenangkan hati satu sama lain, tetapi untuk menjadikan kalian manusia yang lebih baik, dan membuat suatu kerja sama yang solid. Aku tidak memberikan pasangan yang sempurna, karena engkau tidak sempurna. Aku memberikanmu seseorang yang dapat bertumbuh bersamamu."
Ini untuk: yang baru saja menikah, yang sudah menikah, yang akan menikah, dan yang sedang mencari, khususnya yang sedang mencari.
JIKA....
Jika kamu memancing ikan... Setelah ikan itu terikat di mata kail, hendaklah kamu mengambil ikan itu... Janganlah sesekali kamu melepaskan ia semula ke dalam air begitu saja...
Karena ia akan sakit oleh karena bisanya ketajaman mata kailmu dan mungkin ia akan menderita selagi ia masih hidup.
Begitulah juga setelah kamu memberi banyak pengharapan kepada seseorang... Setelah ia mulai menyayangimu, hendaklah kamu menjaga hatinya... Janganlah sesekali kamu meninggalkannya begitu saja... Karena ia akan terluka oleh kenangan bersamamu dan mungkin tidak dapat melupakan segalanya selagi dia mengingat...
Jika kamu menadah air biarlah berpada, jangan terlalu mengharap pada takungannya dan janganlah menganggap ia begitu teguh... cukuplah sekedar keperluanmu. Apabila sekali ia retak tentu sukar untuk menambalnya semula. Akhirnya ia dibuang... Sedangkan jika kamu coba memperbaikinya mungkin ia masih dapat dipergunakan lagi.
Begitu juga kamu memiliki seseorang, terimalah seadanya. Janganlah kamu terlalu mengaguminya dan janganlah kamu menganggapnya begitu istimewa. Anggaplah ia manusia biasa. Apabila sekali ia melakukan kesilapan bukan mudah bagi kamu untuk menerimanya. Akhirnya kamu kecewa dan meninggalkannya. Sedangkan jika kamu memaafkannya boleh jadi hubungan kamu akan terus hingga ke akhirnya.
Jika kamu telah memiliki sepinggan nasi yang pasti untuk dirimu. Mengenyangkan. Berkhasiat. Mengapa kamu berlengah, coba mencari makanan yang lain.... Terlalu ingin mengejar kelezatan. Kelak, nasi itu akan basi dan kamu tidak boleh memakannya, kamu akan menyesal.
Begitu juga jka kamu telah bertemu dengan seorang insan yang membawa kebaikan kepada dirimu. Menyayangimu. Mengasihimu. Mengapa kamu berlengah, mencoba membandingkannya dengan yang lain. Terlalu mengejar kesempurnaan. Kelak, kamu akan kehilangannya; apabila dia menjadi milik orang lain, kamu juga akan menyesal...
Timestamp: 2008-04-14 19:56:54
Views: 1263
Lihat artikel lainnya
Komentar mengenai artikel ini
good...good
Komentar: bagus sekali artikel ini, makasih Bapak Stephanus yg baik dan pinterNama: mamik
Waktu: 2008-04-16 10:23:30
hicks....
Komentar: absolutely true... kadang kita terlalu banyak menuntut tanpa mengetahui tentang diri kita sendiriNama: lovrita
Waktu: 2008-04-16 10:59:44
*****
Komentar: benar sekali pak...dalam hidup ini tuhan memberikan kita bukan apa yg kita ingin kan tp apa yg kita butuhkanNama: Esti PM
Waktu: 2008-04-16 11:12:23
No Subject
Komentar: bagus sekali,sebuah pemikiran yang memberi semangat dan nasehat bagi hamba Than.Nama: dwi
Waktu: 2008-04-16 12:26:13
No Subject
Komentar: Artikelnya bagus, khusus untuk alenia terakhir, setuju apabila kita juga mempertimbangkan perasaan kita, apakah kita juga menyayanginya dan mengasihinya, sah - sah aja membandingkan selagi belum terikat tali pernikahan toh kita berhak mencari yang terbaik untuk diri kita.Nama: Tami
Waktu: 2008-04-16 16:53:09
bageusss...
Komentar: setuju ma Esti..lg an,mana ada manusia yg sempurnaNama: melisa
Waktu: 2008-04-17 17:23:09
ckckckck
Komentar: ckckckckck tulang rusuk ku sapa ya....? waduh mulai menurunkan standart kriteria wanita impianku donk.... "ngilo githoke.." kekekekek :DNama: arie_frans
Waktu: 2008-06-27 06:28:30
hics...
Komentar: Hics...hics.... pengen cepet dapat pasanagan nihNama: Gina
Waktu: 2008-06-30 15:36:17
askum..
Komentar: bagus sekali artikelnya......... sangat memberi insiprasi......pa lagi kalimat terakhir... "Begitu juga jka kamu telah bertemu dengan seorang insan yang membawa kebaikan kepada dirimu. Menyayangimu. Mengasihimu. Mengapa kamu berlengah, mencoba membandingkannya dengan yang lain. Terlalu mengejar kesempurnaan. Kelak, kamu akan kehilangannya; apabila dia menjadi milik orang lain, kamu juga akan menyesal..."Nama: insan biasa
Waktu: 2009-05-19 11:19:00
Beri komentar baru
Untuk menghindari spam, harap masukan security code yang terlihat pada gambar diatas. Terima kasih
PS: Field dengan * harus diisi, alamat email tidak akan ditampilkan, admin berhak menghapus komentar sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan